oleh

Relawan PEPES Resmi Dukung Prabowo-Sandi

-Politik-1.121 views

Jakarta, Publikasinews.com – Masyarakat, utamanya kaum emak-emak (ibu) tampaknya tengah mendapat secercah harapan untuk perbaikan ekonomi yang lebih baik.

Adalah Cawapres Sandiaga Uno yang sempat mengutarakan keinginannya usai mendaftar di Kantor KPU Jakarta, Jumat (10/8) lalu, untuk mendukung perjuangan emak-emak dengan menciptakan harga yang stabil dan terjangkau.

“Kita melihat kesigapan dari Cawapres Sandiaga Uno yang menyatakan bahwa akan mendengarkan suara emak-emak. Tentunya kita berharap suara emak-emak menjadi program ke depan agar Indonesia menjadi lebih baik. Jika Indonesia menjadi baik, bisa mencerahkan dompet emak-emak,” kata Ketua Umum Partai Emak-emak Pendukung Prabowo-Sandi (PEPES), Wulan dalam keterangannya, Rabu (22/8/2018).

Dibentuknya relawan tersebut, jelas dia, berawal dari satu persamaan jeritan emak-emak. Hingga akhirnya gayung bersambut pada saat pendaftaraan calon presiden dan calon wakil presiden melalui janji Sandi yang akan mendengarkan suara emak-emak.

Lauching PEPES sendiri berlangsung sederhana di kawasan Duren Sawit, Jakarta Timur, Sabtu (18/8) lalu. Wulan menerangkan bahwa diadakannya acara ini karena desakan dari emak-emak PEPES yang tergabung untuk saling mengenal satu sama lain, dimana sebelumnya hanya saling berkomunikasi lewat media sosial.

“Melalui medsos saya menyampaikan bahwa kita akan mendeklarasikan partai emak-emak. Ternyata responnya luar biasa dari seluruh Indonesia. Ternyata memiliki perasaan yang sama. Sebagai wanita Indonesia, tentu ingin hidup sejahtera,” imbuhnya.

Sementara itu, dr. Lita Luvita yang berprofesi sebagai dokter menuturkan, ia bergabung dalam partai emak-emak karena berasal dari relawan pendukung ulama, terutama komunitas dokter-dokter yang memberikan bantuan kesehatan bagi yang membutuhkan.

“Karena hasil dari rekomendasi ulama yang mendukung Prabowo sebagai capres, maka kami para emak-emak melakukan upaya untuk mendukungnya,” katanya.

Dalam launching PEPES turut dibacakan puisi berjudul “Jeritan Emak”. Terilhami dari perasaan emak-emak yang geram saat belanja di pasar melihat harga-harga kebutuhan pokok yang kerap naik.

Berikut puisinya:

Hentikan omelanmu / Redakan marahmu Saat kau ke pasar / Harga merayap tiada berdasar / Mak hanya mau yg PAS / Pas belanja murah / Pas sekolah lancar / Pas sakit mudah urusan.

Emak ga akan cape teriak / Biar didengar penguasa / Mak bosan nagih janji / Mak sakit hati dikhianati / Listrik naik terus / Gas naik / Bbm naik / Mana yg biasa teriak / Menghilang kemana / Biar emak yang maju / Teriak lantang agar terdengar / Biar tahkta tergantikan / Oleh sang penguasa baru yg PAS.

Biarkan peluh / Basahi badan /Basahi saja dg Wudhu / Emak emak Tetap Istiqomah / Semangat emak / Dukung dan Kawal terus / Agar jangan Ingkar janji / Hidup emak / Emak hebat.

Sebagaimana diberitakan, dalam sambutannya usai pendaftaran di KPU, Sandi menyebut “partai emak-emak”. Saat itu, Cawapres dari Prabowo Subianto ini menjelaskan arti dari “partai emak-emak” adalah bukan partai yang sebenarnya, melainkan kumpulan dari suara masyarakat yang mayoritasnya adalah kaum ibu terkait dengan isu ekonomi seperti, harga bahan pangan, pendidikan, lapangan kerja dan peluang usaha.

“Saat ini belum ada partai emak-emak. Kita akan berjuang buat partai emak-emak,” tandas Sandi.

Komentar

News Feed