oleh

Ruddy Gandakusuma : Demi Marwah Lembaga dan Kedudukan Walikota, Hukum harus Ditegakkan

-Megapolitan-349 views

Kota Bekasi, Publikasinews.com -Kota Bekasi akhir-akhir ini menjadi perhatian publik. Bagaimana tidak, Pejabat (Pj) Wali Kota Bekasi Ruddy Gandakusumah yang notabene sebagai Kepala Daerah, tidak dapat melakukan tugas dan fungsinya dengan baik. Hal tersebut akibat dari  tidak harmonisnya hubungan Ruddy Gandakusumah sebagai Pj Walikota Bekasi dengan Sekda Kota Bekasi Rayendra Sukarmaji.

Sekda Kota Bekasi diduga telah menghasut pada ASN untuk tidak mematuhi perintah dari Pj Walikota Bekasi sebagai kepala daerah. Puncaknya, pada beberapa hari yang lalu, pelayanan di tingkat kecamatan dan kelurahan yang berhenti, alhasil masyarakat pun dirugikan

“Yang jelas pada hari ini sebagai pj wali kota Bekasi , secara resmi saya mendatangi bareskrim mabes polri untuk membuat laporan polisi,  berkaitan dengan dugaan tindak pidana penghinaan, pencemaran nama baik, dan ujaran kebencian yang diduga dilakukan oleh Sekda Kota Bekasi, berkaitan dengan screenshoot yang dibuat dan menyebar pada akhir bulan mei 2018 yang secara jelas dan tegas berisi tentang ajakan kepada SKPD dan pejabat dilingkungan Pemkot Bekasi untuk melakukan pembangkangan terhadap saya sebagai Pj Walikota untuk tidak mematuhi perintah saya dan memfasilitasi saya sebagai pj dan itu ditindak lanjuti,” kata Pj Walikota Bekasi Ruddy Gandakusumah usai membuat laporan polisi di Bareskrim Mabes Polri, Senin (30/07/18).

Dugaan sabotase terkait dengan berhentinya pelayanan publik pada Jumat yang lalu, Ruddy juga angkat bicara. Menurutnya, pelayanan publik yang berhenti akan berdambak langsung kepada masyarakat.

“Karena ini sudah bersangkutan dengan pelayanan publik, dan saya hanya menjaga marwah saya sebagai kepala daerah yang mendapat amanat dari kemendagri agar supaya pemerintahan tetap berjalan sebagaimana mestinya,” imbuhnya yang didampingi  Rohendi, ketua Tim Kuasa Hukumnya.

“Jangan sampai hal ini menjadi preseden buruk ke depannya yang bisa saja menimpa pejabat sementara di kota dan Kabupaten di Indonesia, dan ini masalah yang serius karena hanya baru terjadi di Indonesia ya cuma ada di Kota Bekasi,” pungkasnya. (@sofie)

Komentar

News Feed