oleh

DPP MIR SSB Resmi Mencabut status 3 Dewan Pengawas dari Jabatannya

JAKARTA – PublikasiNews.Com | Berdasarkan hasil keputusan Rapat Luar Biasa yang digelar bertempat di kantor Sekertariat DPP M1R SSB, Jalan Letjen R. Suprapto Raya Nomor 160-D, RT.012/RW.02, Cempaka Baru Kecamatan Kemayoran, Jakarta Pusat DKI JAKARTA, yang telah memutuskan mosi tidak percaya bahwa; Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Organisasi Maluku Satu Rasa, Salam Sarane Bersatu (M1R SSB), dengan suara bulat telah mencabut Status Jabatan, tiga nama Dewan Pengawas pada, Jum’at (23/4/2021).

Dalam rapat luar biasa Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Maluku Satu Rasa, Salam Sarane Bersatu (M1R SSB) yang langsung di pimpin oleh Ketua Umum, H. Dedi Pelu. Tampak pula hadir dalam rapat tersebut semua Petinggi jajaran DPP, serta Biro Hukum dalam rangka menyikapi Surat dari Dewan Pengawas kepada DPP.

Ketua Umum M1R SSB, H. Dedi Pelu pada kesempatan tersebut menyatakan, bahwa Kalau/jika memang DPP telah melanggar aturan Anggaran Dasar Dan Anggaran Rumah Tangga AD/ART organisasi, dapat dibawa ke ranah hukum.

“Silahkan saja ada jalur hukum serta mekanismenya, kami siap untuk bertanggung jawab semua keputusan yang telah kami ambil. Bukan berarti Dewan Pengawas justru membuat kegaduhan dan provokasi di dalam organisasi Maluku Satu Rasa, Salam Sarane bersatu, dengan tindakan yang tidak bisa terima DPP,” tutur Ketum M1R SSB, H. Dedi Pelu.

Dalam pemaparannya H. Dedi menjelaskan bahwa DPP M1R SSB, telah menimbang, menetapkan kemudian memutuskan dengan didukung suara mayoritas anggota untuk mencabut tiga (3) nama, yakni; “Paulus Lodewijk agus Tanasale, Elmanus Tanasale, dan Novi Jerydo Sapulete dari jabatan selaku Dewan Pengawas yang saat ini dinilai tidak sesuai dengan tugas dan fungsi, selain itu tidak di perkenankan dengan alasan apapun untuk memakai atau mempergunakan serta membawa-bawa nama Organisasi M1R SSB,” tegasnya.

Masih menurut Ketua Umum H. Dedi Pelu dalam rapat luar biasa tersebut, bahwa semua tindakan dan keputusan yang diambil serta dilakukan DPP sudah melalui mekanisme birokrasi Organisasi yang berdasarkan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Organisasi M1R SSB.

“Dengan jabatan yang telah dipercayakan sebagai Pengawas organisasi, tidak patut harus mengintervensi kepada DPP. Maka berdasarkan keputusan tersebut, secara otomatis saat ini Dewan Pengawas yang bertempat di Kota Ambon, Maluku sementara dinyatakan tidak ada lagi atau terjadi kekosongan dalam struktural.(*/dok-m1r ssb/Red)

Komentar

News Feed