oleh

ISPPI Serukan Konsensus Kebangsaan Untuk Memperbaiki Wajah Demokrasi Indonesia

-Megapolitan-134 views

Jakarta, Publikasinews.com – Ikatan Sarjana dan Profesi Perpolisian Indonesia (ISPPI) menyelenggarakan diskusi serial yang ke-4 dengan thema “Rembuk Nasional Mewujudkan Pemilu 2019 yang Aman dan Bermartabat” yang dilaksanakan di Hotel Ambhara, kawasan Blok M Jakarta Selatan pada Selasa (08/05/18).

Pembicara yang hadir dalam diskusi tersebut diantaranya Ketua DPR RI Bambang Soesatyo, Romo Benny Susetyo, Pengamat Politik Universitas Padjajaran Muradi, Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Bakhtiar, dan Pemimpin Redaksi Kumparan.com Arifin Asydhad selain itu hadir juga Kasatgas Nusantara Mabes Polri Irjen Pol Gatot Edi Pramono.

Pada kesempatan pembukaan Diskusi Ketua ISPPI Farouk Muhammad mengungkapkan rembuk nasional terkait Pemilu 2019 ini merupakan sesi diskusi keempat yang dilaksanakan oleh pihaknya.

“Sesi pertama adalah soal hoaks atau berita bohong. Sesi kedua penyerangan ulama, ketiga pilkada serentak, dan keempat soal Pemilu 2019,” kata Farouk dalam sambutannya.

Farouk juga mengatakan bahwa saat ini ada kekhawatiran soal kebebasan berpendapat di masyarakat. Ia mengingatkan kebebasan yang ada saat ini agar tidak jauh dari nilai-nilai Pancasila.

“Saya khawatir kita bukan saja mempraktikkan kebebasan, tetapi kebebasan yang melompat jauh dari Pancasila,” Tegas Ketua ISPPI ini.

Pada kesempatan diskusi kali ini, Farouk juga berharap bisa menghasilkan rangkuman pemikiran untuk kegiatan rembuk yang lebih besar lagi. Khususnya, terkait dalam pembahasan masalah Pemilu 2019 untuk kepentingan NKRI.

“Diskusi ini semoga bisa menjadi rangkuman pemikiran. Oleh karena itu kami beri judul format diskusi forum rembuk. Ini adalah upaya menuju rembuk yang lebih besar” lanjut dari Mantan Perwira Tinggi Polri ini.

Sementara itu Bambang Soesatyo yang hadir dalam diskusi ini menyampaikan bahwa para Kandidat Pileg dan Pilres untuk menonjolkan hal-hal yang bersifat positif.

“Partai maupun kandidat Pileg dan Pilpres, yang bagus itu menonjolkan hal-hal positif pihaknya sendiri, dibandingkan dengan menjelek-jelekan pihak yang lain,” kata Bambang Soesatyo.

Ketua DPR RI ini juga menilai, jika Pemilu serentak 2019 mendatang berhasil tanpa meninggalkan konflik, maka negara Indonesia akan lebih dikenal lagi oleh bangsa lain dengan asumsi Indonesia bangsa terdemokratis.

“Kalau kita bisa melewati pemilu 2019 ini dengan damai, maka bangsa kita akan lebih dikenal lagi oleh bangsa luar sebagai bangsa demokrasi yang sukses,” Tegas Politisi Golkar ini.

Lebih lanjut Ketua DPR yang menggantikan Setnov ini mengajak agar semua elemen masyarakat maupun pemerintah agar saling menjaga kedamaian satu sama lain. Hal tersebut dibutuhkan karena demi menjaga kondusifitas bangsa Indonesia.

“Kita sepakat akan menjaga pemilu dengan damai, dan tidak dicedrai dengan konflik yan tidak penting. Mari kita bergandengan tangan, bahwa pemilu ini untuk mensejahterakan masyarakat Indonesia bukan untuk menghancurkan bangsa Indonesia,” tutup Bamsoet. (Jewe)

Komentar

News Feed