oleh

Penyiram Air Keras Terhadap Novel Baswedan Mulai Disidangkan

Jakarta, publikasinews.com-Dua orang terdakwa penyiraman air keras terhadap Novel Salim Baswedan , Rony bugis dan Rahmat Kadir Mahulete dihadirkan ke persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Utara Kamis (09/03/2020) .

 Dihadapan Ketua Majelis Hakim Jumyamto, didampingi hakim anggota Taufan Mandala dan Agus Darwanta, tim Jaksa Penuntut Umum (JPU)  diantaranya Fedrik Adhar , Achmad Patoni, dalam dakwaanya menyebutkan bahwa kejadian 8 april terdakwa secara bersama sama pukul 6:00 wib di Jl Deposito blok T , no 8 Kel Pegangsaan, Kelapa Gading Jakarta Utara , melakukan penganiayaan terhadap korban yang di lakukan dengan cara, menyiramkan cairan asam sulfat ke bagian muka korban yang mengakibatkan luka berat sehingga menghalangi aktifitasnya sebagai penyidik KPK. 

Sebelumnya Rachmat mencari rumah korban untuk memberikan pelajaran supaya tidak dapat bekerja , karena terdakwa tidak  suka dengan korban selanjutnya meminjamkan motor untuk mengamati rumah korban dari pengamanatan tersebut berlajar denah lokasi hanya ada satu portal yang di buka .

Selanjutnya (09/ 04/2017 ) selesai waktu magrib dengan menggunakan motor mempelajari rute, sekitar pukul 23 :00 WIB Senin tgl 10 setelah melakukan apel di Korp Brimob Kelapadua dengan menggunakan mobil gegana mencari cairan asam sulfat selanjutnya membawa pulang , pada hari selasa di asrama Gegana terdakwa di minta Rahmad untuk membawa ke Kelapa Gading.

Ditempat tujuan hanya ada satu portal yang  di jaga satu orang, kemudian para terdakwa masuk keliling dan duduk di dekat masjid Al Iman, mengamati dan korban keluar dari masjid menuju tempat tinggalnya terdakwa , ketika sudah dekat terdakwa langsung menyiramkan asam sulfat tersebut mengakibatkan luka berat , selaput bening dapat mengakibatkan kebutaan.

Atas kejadian tersebut Novel Salim Baswedan mengalami luka bakar muka dan kornea mata, menyebabkan pengahalangan menjalani pekerjaan , kedua terdakwa disidangkan secara terpisah dan dincam sebagaimana diatur dalam pasal 355 ayat (2)  jo 55 ayat (1 ) ke 1 KUHPidana.

(Dewi)

Komentar

News Feed